Profil Penderita Stenosis Mitral Reumatik di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2012-2016

Mentari Brillianti Permataranny, Mefri Yanni, Hendra Permana

Abstract

Penyakit Jantung Reumatik (PJR) masih memiliki prevalensi serta tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Stenosis Mitral Reumatik (SMR) merupakan salah satu penyakit katup jantung yang paling sering terjadi pada PJR, namun data penelitian yang tersedia mengenai SMR di Indonesia masih sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penderita SMR di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2012 sampai 2016. Ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan retrospektif yang dilaksanakan sejak September 2017 sampai Januari 2018 di RSUP. Dr. M. Djamil Padang di bagian rekam medis. Yang memenuhi kriteria inklusi dijadikan sampel penelitian dengan menggunakan teknik total sampling. Proporsi SMR pada penelitian ini adalah 62% dari seluruh kasus stenosis mitral (SM), mayoritas pasien SMR memiliki stenosis derajat berat (rerata MVA 1±0,5 cm2). Pasien SMR mayoritas adalah perempuan, berusia 31-40 tahun (rerata 39,7±12,8), tidak bekerja, berpendidikan terakhir SMA, memiliki keluhan utama dispnea, dan memiliki NYHA functional class II. Seluruh pasien menerima pengobatan medis dan hanya enam pasien yang menjalani BMV atau operasi. Komplikasi yang paling banyak diderita pasien SMR adalah hipertensi pulmonal dan kelainan katup reumatik lain yang paling sering menyertai SMR adalah regurgitasi mitral. Simpulan studi ini ialah terdapat kesamaan karakteristik pasien SMR pada penelitian ini dengan tren karakteristik dari negara berkembang lainnya.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.