Penentuan Spesies dan Uji Efektivitas Bacillus Thuringiensis Israelensis H-14 Terhadap Larva Nyamuk Anopheles spp Sebagai Vektor Malaria di Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i2S.953Abstract
Nyamuk Anopheles spp adalah vektor utama penyebab penyakit malaria. Pengendalian vektor malaria dapat dilakukan dengan bioinsektisida salah satunya menggunakan Bacillus thuringiensis israelensis H-14. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi spesies Anopheles dan mengetahui efektivitas Bacillus thuringiensis israelensis H-14 terhadap larva nyamuk Anopheles di Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai. Penelitian ini bersifat deskriptif dan eksperimental yang dilaksanakan pada Juli 2017 – Maret 2018. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah konsekutif sampling berupa larva instar III dari Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai. Larva yang didapatkan dilapangan diidentifikasi untuk menentukan spesies dan selanjutnya dilakukan uji efektivitas dengan 5 konsentrasi yaitu 0.0025, 0.005, 0.01, 0.02 dan 0.04 % serta ditambah dengan kontrol. Hasil penelitian didapatkan spesies Anopheles yang terbanyak di Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah Anopheles subpictus. Nilai LC50 didapatkan pada konsentasi 0.005 % dan LC90 terdapat pada konsentrasi 0.015 % setelah 48 jam perlakuan. Penghitungan dengan konsentrasi 0.04 % didapatkan kematian larva LT50 dicapai pada menit ke 1123.30 dan LT90 pada menit ke 1682.25. Kesimpulannya adalah spesies Anopheles yang terbanyak di Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah Anopheles subpictus dan Bacillus thuringiensis israelensis H-14 efektif menyebabkan kematian larva instar III nyamuk Anopheles dengan konsentrasi yang rendah.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










