Faktor Risiko Kanker Paru pada Perempuan yang Dirawat di Bagian Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang dan RSUD Solok: Penelitian Case Control

Yati Ernawati, Sabrina Ermayanti, Deddy Herman, Russilawati Russilawati

Abstract

Kejadian kangker paru pada perempuan meningkat setiap tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko kejadian  kanker paru pada perempuan yang dirawat di Bagian Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang dan RSUD Solok. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control pada 23 orang perempuan dengan kanker paru sebagai kasus dan 46 orang perempuan bukan kanker paru sebagai kontrol yang dilakukan di Bagian Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang dan RSUD Solok selama tahun 2018. Sampel diambil secara nonprobabilitas dengan teknik konsekutif. Tidak terdapat perbedaan bermakna karakteristik antara kelompok kasus dan kontrol. Terdapat hubungan bermakna antara paparan asap rokok dari orang tua dengan kejadian kanker paru pada perempuan (OR= 13,46 CI95% 4,04-44,82; p=0,0001). Tidak terdapat perbedaan bermakna merokok (OR=2,05 CI95%  0,12-34,26; p=1,000), paparan asap rokok suami (OR=2,97 CI95% 1,03-8,60; p=0,074), paparan asap rokok di tempat kerja (OR=2,10 CI95% 0,28-15,92; p=0,596), paparan asap biomass (OR=1,22 CI95% 0,42-3,57; p=0,928), riwayat keganasan dalam keluarga (OR=4,29 CI95% 0,37-49,95; p=0,256) dan riwayat TB (OR=0,25 CI95%; p=0,253) dengan kejadian kanker paru pada perempuan. Dapat disimpulkan, paparan asap rokok orang tua adalah faktor risiko utama untuk terjadinya kaker paru pada perempuan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.