Hubungan Eosinofil dan Neutrofil Darah Tepi terhadap Derajat Keparahan Asma pada Pasien Asma di Bagian Rawat Inap Paru RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2010 – 2013
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v6i1.666Abstract
Asma adalah penyakit inflamasi kronik yang ditandai dengan adanya infiltrasi sel-sel radang, termasuk eosinofil dan neutrofil. Kedua sel ini dapat melepaskan protein-protein yang mempunyai efek toksik langsung terhadap epitel saluran nafas sehingga terjadi kerusakan langsung pada epitel tersebut yang dapat memperburuk derajat serangan asma. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan eosinofil dan neutrofil terhadap derajat keparahan asma. Telah dilakukan penelitian cross sectional analytic untuk mengetahui hubungan eosinofil dan neutrofil darah tepi terhadap derajat keparahan asma di Bagian Rawat Inap Paru RSUP. Dr. M. Djamil Padang periode 2010 – 2013. Populasi adalah pasien yang didiagnosa menderita asma. Sampel adalah populasi yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dari penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kepercayaan 95%. Dari 31 pasien dengan asma, insiden terbanyak asma berada pada kelompok usia 41 – 60 tahun (48.4%), jumlah perempuan lebih banyak (71%) dibanding dengan laki-laki (19%) dan paling banyak datang denga asma persisten sedang (64.5%). Eosinifiia terdapat pada 1 kasus (3.3%). Analisis statistik menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna eosinofil darah tepi terhadap derajat keparahan asma (p>0.05). Neutrofilia terdapat pada 27 kasus (87%). Analisis statistik menunjukan bahwa tidak dapat mencari hubungan neutrofil darah tepi terhadap derajat keparahan asma.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










