Gambaran Anemia Pada Kehamilan Di Bagian Obstetri Dan Ginekologi RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 1 Januari 2012 sampai 31 Desember 2012

Cut Mutiara Sabrina, Joserizal Serudji, Almurdi Almurdi

Abstract

Anemia sampai saat ini masih menjadi masalah dunia, terjadi di negara berkembang maupun di negara maju. Anemia dapat terjadi pada semua usia, terutama perempuan hamil. Asia Tenggara memiliki prevalensi tertinggi dibanding dengan Afrika, Amerika, Eropa, Asia Pasifik, dan Mediterania Timur. Berdasarkan kriteria WHO,  perempuan hamil didiagnosis menderita anemia jika memiliki kadar Hb ≤11 g/dL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran anemia pada kehamilan di bagian obstetrik dan ginekologi RSUP Dr. M. Djamil Padang dari periode tanggal 1 Januari 2012 sampai 31 Desember 2012. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan menggunakan data rekam medik di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Hasil penelitian memperlihatkan angka kejadian anemia pada kehamilan sebanyak 75 kasus (2,2%) dari 3396 kehamilan. Derajat anemia pada kehamilan yang paling banyak ditemukan adalah derajat sedang, yaitu sebanyak 45 kasus (60%), diikuti oleh derajat ringan sebanyak 20 kasus (27%), dan derajat berat sebanyak 10 kasus (13%). Anemia pada kehamilan lebih sering terjadi pada trimester ke-3 kehamilan, yaitu sebanyak 57 kasus (76%). Mayoritas anemia pada kehamilan terjadi pada multigravida, yaitu sebanyak 50 kasus (66,6%). Kasus anemia pada kehamilan terbanyak ditemukan pada paritas 1 ditemukan sebanyak 34 kasus (45,3%). Mayoritas anemia pada kehamilan terjadi pada jarak kehamilan >3 tahun, yaitu sebanyak 25 kasus (44,7%).

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.