Mastoidektomi Revisi pada Otitis Media Supuratif Kronik Tipe Bahaya

Jacky Munilson, Tuti Nelvia

Abstract

Abstrak
Operasi mastoid berkembang sebagai penanganan terhadap Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK). Mastoidektomi revisi dilakukan bila tujuan operasi pertama tidak tercapai. Kegagalan operasi mastoid bisa disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya penanganan air cell yang tidak adekuat, facial ridge yang tinggi, kegagalan membuang semua kolesteatom, meatoplasti yang tidak adekuat dan ketidakpatuhan pasien untuk kontrol setelah operasi. Operasi mastoid revisi biasanya lebih sulit dan berbahaya karena anatomi telinga tengah menjadi tidak jelas, landmark dapat hilang dan struktur berbahaya sudah terpapar. Dilaporkan satu kasus operasi mastoid revisi pada seorang laki-laki berumur 25 tahun, yang ditatalaksana dengan timpanomastoidektomi dinding runtuh.
Kata kunci: otitis media supuratif kronik, mastoidektomi revisi, kolesteatom, meatoplasti
 
Abstract
Surgery of the mastoid developed as a treatment for chronic suppurative otitis media. Revision mastoid surgery done if the aim of first surgery not achieved. Failure of  mastoid operation may caused by many things, including handling of air cells are not adequate, high facial ridge,  failure to remove all cholestetoma  meatoplasty in adequate and non adherence of patient to control after surgery. Revision  mastoid surgery is usually more difficult and dangerous, because anatomy of the middle ear may be altered, some of the important landmarks can be loss and dangerous  structure has been exposed. It was reported one case revision mastoid surgery in a man aged 25 years old, management with canal wall down tympanomastoidectomy.
Keywords: chronic suppurative otitis media, revision mastoidectomy, cholesteatoma, meatoplasty

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.