Hubungan Kejadian Perdarahan Postpartum dengan Faktor Risiko Karakteristik Ibu di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Januari 2012 - April 2013

Fathina Friyandini, Yuniar Lestari, Bobby Indra Lipoeto

Abstract

Abstrak  
Banyak faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya perdarahan postpartum, yaitu karakteristik ibu seperti: usia, paritas dan tingkat pendidikan ibu. Tujuan penelitian ini adalah meneliti lebih lanjut tentang hubungan perdarahan postpartum dengan faktor risiko karakteristik ibu. Penelitian dilakukan di Sub bagian Rekam Medik RSUP Dr. M. Djamil, Padang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Pengambilan sampel dilakukan mulai pada Januari 2012 hingga bulan April 2013. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi-square dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perdarahan terbanyak adalah perdarahan postpartum primer (81,3%). Untuk etiologi terbanyak adalah sisa plasenta (35,9%). Berdasarkan segi faktor risiko karakteristik ibu, dari segi usia kejadian perdarahan postpartum banyak dialami oleh
responden dengan usia reproduksi sehat (20 – 34 tahun) sebesar 76,6%, dari segi faktor risiko paritas yang tertinggi adalah multiparitas (59,4%) dan faktor risiko tingkat pendidikan ibu yang tertinggi yaitu pada ibu dengan tingkat pendidikan tinggi (SMA keatas) sebesar 70,3%. Uji statistik chi square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang
bermakna antara perdarahan postpartum dengan usia, paritas dan tingkat pendidikan (p > 0,05). Dari hasil penelitian diatas diharapkan kepada peneliti selanjutnya meneliti faktor risiko lain yang dapat meningkatkan kejadian perdarahan postpartum, dari faktor risiko karakteristik ibu misalnya jarak kehamilan yang pendek, lama partus, riwayat persalinan
buruk sebelumnya, riwayat perdarahan antepartum ataupun postpartum, riwayat operasi caesar, makrosomia, kehamilan multipel dan faktor dari tenaga penolong partus serta faktor tempat partus/ fasilitas bersalin
Kata kunci: perdarahan postpartum, faktor risiko ibu, tingkat pendidikan ibu

Abstract
Many factors that increase the risk of postpartum hemorrhage, one of them is mothers characteristics risk factor. Some of which are age, parity and maternal education level. The objective of this study was to  investigate the relevance postpartum hemorrhage incidence with mothers characteristics risk factors. The research was conducted at the medical records subsection in RSUP Dr. M Djamil, Padang. This research is a cross sectional design with a total samples were 64 subject . Sampling was conducted starting in January 2012 until April 2013. Statistical analysis used was the chi square test with α = 0.05. Results of this research showed that highest hemorrhage is of primary postpartum hemorrhage (81.3%). For highest etiology is retained placenta (35.9%). Based on mothers characteristics aspect of risk factors, viewed in terms of age, the incidence of postpartum hemorrhage experienced by respondents with healthy reproductive age (20-34 years) was 76.6%. In terms of the parity of the highest risk factors are multiparity (59.4%). And the highest risk factors for maternal education levels are women with a high education level (above the senior high school) was 70.3%. Chi Square statistical test showed no significant correlation between postpartum hemorrhage with age, parity and educational level (p> 0.05).
Keywords: postpartum hemorrhage, mothers risk factors, maternal education levels

 

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.