Gangguan Psikotik Akibat Stroke Iskemik

Rini Gusya Liza, Bahagia Loebis

Abstract


Abstrak
Stroke atau yang disebut juga dengan penyakit serebrovaskuler berkontribusi terhadap timbulnya delusi dan
halusinasi di kemudian hari.Pengobatan yang diberikan pada kondisi medis sering menghasilkan remisi dari psikosis
tetapi hal tersebut tidaklah selalu terjadi. Gejala psikosis dapat bertahan lama setelah kondisi medis yang
menyebabkannya sembuh. Dilaporkan seorang pasien yang mengalami gangguan psikotik setelah mengalami stroke
iskemik. Gangguan psikotik akibat stroke iskemik merupakan suatu kasus dalam Consultation Liaison Psychiatry.
Kata kunci: gangguan psikotik, stroke iskemik, delusi dan halusinasi

Abstract
Stroke or also called cerebrovascular disease contributed to the emergence of delusions and hallucinations in
the future. Treatment given to medical conditions often produce remission of psychosis but it is not always happen.
Psychotic symptoms can persist longer after recovery.  Reported a patient who suffered a psychotic disorder after
ischemic stroke. Psychotic disorders due to ischemic stroke is a case in Consultation Liaison Psychiatry
Keywords: psychotic disorder, ischemic stroke, delusions and hallucinations

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25077/jka.v4i2.308

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Rini Gusya Liza, Bahagia Loebis

slot gacor