Hubungan Kunjungan Posyandu Terintegrasi PAUD dengan Status Gizi dan Kemampuan Berbahasa pada Anak Balita Usia 4-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas PAUH Kota Padang Tahun 2019
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1136Abstract
AbstrakPosyandu terintegrasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan penyelenggaraan integrasi layanan sosial dasar di posyandu, salah satunya adalah pembinaan gizi dan kesehatan ibu anak serta pos PAUD. Posyandu yang melaksanakan program pengembangan tambahan, meliputi perkembangan kognitif, bahasa, fisik, sosial dan emosional anak yang dapat dipantau salah satunya pada integrasi Posyandu PAUD, namun pelaksanaannya belum maksimal. Tujuan: Menentukan hubungan kunjungan posyandu terintegrasi PAUD dengan status gizi dan kemampuan berbahasa pada anak balita usia 4-5 tahun. Metode: Desain penelitian yaitu crossectional terhadap 73 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi langsung pada anak menggunakan lembar pedoman perkembangan bahasa anak di Posyandu terintegrasi PAUD pada bulan Maret sampai September 2019 dengan metode simple random sampling menggunakan uji Chi-square. Hasil: Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa lebih dari separoh kunjungan posyandu terintegrasi PAUD tidak aktif (60,2%), sebagian besar status gizi lebih (68,5%), lebih dari separoh kemampuan berbahasa anak kurang baik (60,2%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan kunjungan posyandu terintegrasi PAUD dengan status gizi (Ï<0,05) dan kemampuan berbahasa (Ï<0,05) anak balita usia 4-5 tahun. Simpulan: Kunjungan posyandu terintegrasi PAUD penting dihadiri oleh ibu untuk memantau status gizi dan kemampuan berbahasa anak.
Â
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










