Hubungan Vitiligo Area Scoring Index (Vasi) dengan Dermatology Life Quality Index (Dlqi) pada Pasien Vitiligo di RSUP Dr. M. Djamil Padang Periode 2015-2016

Ennesta Asri, Puridelko Kampar

Abstract

Vitiligo merupakan suatu gangguan pigmentasi, berupa makula hipopigmentasi disebabkan karena hilangnya fungsi melanosit epidermis secara kronik dan progresif. Vitiligo ditemukan pada 0,1-2,9% populasi penduduk dunia. Vitiligo dapat sangat mengganggu bagi penderitanya terutama dari segi kosmetik sehingga dapat mengganggu kualitas hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan VASI dan DLQI pasien vitiligo yang datang ke Poliklinik Kulit dan Kelamin RS. Dr M Djamil Padang periode 2015-2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian retrospektif dengan mengumpulkan data dari rekam medis pasien vitiligo yang datang ke Poliklinik Kulit dan Kelamin Januari 2015 – Desember 2016. Dilakukan tabulasi usia, jenis kelamin, skor VASI, skor DLQI dan dicari hubungan antara skor VASI dan DLQI. Hasil: Pada penelitian ini, terdapat 34 pasien vitiligo yang masuk kriteria inklusi di Poliklinik Kulit dan Kelamin. Usia terbanyak ditemukan pada kelompok umur 25-44 tahun. Perbandingan perempuan:laki-laki = 4:1. Pasien dengan VASI ringan 27 pasien (79%), sedang 7 pasien (21%). DLQI didapatkan yang berpengaruh ringan (skor 2-5) 24,7%, berpengaruh sedang (skor 6-10) 75,3 %. Berdasarkan rekam medis dari tahun 2015 dan 2016, insiden tertinggi vitiligo adalah perempuan dengan usia terbanyak dikenai pada kelompok umur 25-44 tahun. Pasien dengan VASI ringan 27 pasien. Pengaruh derajat kualitas hidup terbanyak adalah derajat sedang. Terdapat hubungan antara peningkatan VASI dengan skor DLQI yang bermakna secara statistik (p=0,00034). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara peningkatan skor VASI dengan pengaruh penyakit vitiligo tersebut terhadap kehidupan pasien.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.