CLINICAL PRESENTATION, DIAGNOSIS AND TREATMENT OF PULMONARY FUNGUS BALL RELATED TUBERCULOSIS

Fenty Anggrainy, Irvan Medison, Deddy Herman, Sabrina Ermayanti, Yessy Susanty Sabri

Abstract

Fungus Ball paru merupakan komplikasi yang sering terjadi pada Tuberkulosis (TB) paru dengan kavitas, terutama pada bekas TB paru. Agen penyebab selain Aspergilus sp yaitu Candida sp. Terapi definitif untuk penyakit ini adalah terapi bedah. Pada kondisi khusus dapat digunakan tatalaksana lainnya. Penelitian ini mengevaluasi 6 pasien Fungus Ball paru dengan riwayat obat anti tuberkulosis, dengan beberapa metode diagnosis dari tahun 2010 sampai 2013. Tatalaksana dan hasil pengobatan pasien dianalisis pada penelitian ini. Hemoptisis terdapat pada seluruh pasien dan tiga diantaranya dengan hemoptisis masif. Semua pasien memiliki gambaran yang khas untuk Fungus Ball paru dari radiologi toraks. Spesies jamur terkonfirmasi pada 5 pasien: pemeriksaan serologis (1), kultur jamur (2) dan pemeriksaan histopatologi (2). Spesies yang didapatkan adalah Aspergilosis sp = 3, Candida paraspilosis = 1 dan Candida sp = 1. Dua pasien mendapatkan terapi bedah dengan tidak adanya keluhan hemoptisis setelah itu. Empat pasien yang hanya mendapatkan anti jamur, ternyata 75% memberikan respon yang baik secara klinis dan radiologis. Kavitas yang menetap pada TB paru dan bekas TB paru, dapat menimbulkan insiden Fungus Ball paru yang membutuhkan lobektomi sebagai terapi definitif. Pada kondisi tertentu dimana terapi pembedahan tidak dapat dilakukan, anti jamur dapat menjadi terapi alternatif dan memberikan hasil yang baik.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.