Correlation between Cholesterol Serum Level and Xanthelasma from Januari 2014 until Desember 2018 in Dermato-Venereology Outpatient Clinic of Dr. M.Djamil Hospital Padang

Puridelko Kampar, Sri Lestari, Qaira Anum, Ennesta Asri

Abstract

Xantelasma adalah penyakit kulit yang mengenai dewasa muda dan usia lebih tua. Diagnosis dapat ditegakkan hanya dengan klinis. Xantelasma dapat merupakan penanda penyakit tertentu. Hyperlipidemia dilaporkan terjadi pada sekitar 50% pasien. Belum ada data mengenai hubungan kolesterol dan xantelasma di poliklinik dermato-venereologi dari Januari 2014 sampai Desember 2018. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan kadar kolesterol dan xantelasma di klinik rawat jalan dermato-venereology Rumah Sakit Dr. M. Djamil dari Januari 2014 sampai Desember 2018. Penelitian ini adalah studi retrospektif yang dilakukan dengan menganalisis rekam medis xantelasma pasien di Poliklinik Dermato-Venereology RS Dr. M. Djamil dari Januari 2014 sampai Desember 2018. Hasil studi mendapatkan 28 pasien xantelasma dan 28 kontrol, 8 pasien (28,57%) adalah laki-laki dan 20 pasien (71,43%) adalah perempuan. Usia paling dominan adalah 36-45 tahun pada 15 pasien (53,57%). Durasi onset xantelasma 50% pasien lebih dari 2 tahun. Temuan laboratorium yang paling umum adalah hiperkolesterolemia pada 21 kasus (75%). Dalam penelitian ini, 14,28% pasien memiliki penyakit sistemik seperti diabetes melitus dan hipertensi. Terdapat korelasi antara kadar kolesterol dan xantelasma secara statistik (p<0,05). Simpulan penelitian ini adalah terdapat korelasi antara xantelasma dan kadar kolesterol yang bermakna. Xanthelasma dapat mejadi penanda hiperlipidemia.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.