Gambaran Pengetahuan dan Keterampilan Dokter tentang Pengisian Penyebab Kematian Medis (Medical Cause of Death) Berdasarkan Standar ICD-10 di RS Tersier di Bandung

Noverika Windasari, Nur Adibah, Chevi Sayusman

Abstract

Penyebab kematian medis perlu dicantumkan pada setiap rekam medis pasien yang meninggal. Dokter di Rumah Sakit berperan penting dalam menentukan sebab kematian medis (medical cause of death). Tujuan penelitian adalah untuk menilai pengetahuan dan keterampilan dokter tentang cara penulisan penyebab kematian medis (medical cause of death) pada rekam medis di RS Tersier di Bandung yang sesuai dengan standar WHO International Classification of Disease (ICD) 10. Penelitian ini berupa studi deskriptif analitik dengan memberikan kuesioner pada dokter klinis di suatu RS Tersier di Bandung untuk menilai pengetahuan dan keterampilan dokter tentang cara penulisan penyebab kematian medis (medical cause of death) dan kesesuaiannya dengan standar WHO ICD-10. Dari total 928 orang dokter klinis, didapatkan 90 sampel. Sampel mewakili setiap departemen/bagian yang terlibat langsung pembuatan penyebab kematian medis di suatu RS Tersier di Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan 58,1% dokter yang memahami tentang cara penulisan penyebab kematian medis yang benar, sedangkan 41,9% belum memahami secara teori. Keterampilan dokter dalam mengisi penyebab kematian medis yang benar dan lengkap sebesar 20,7%, sedangkan 23,3% mengisi penyebab kematian medis dengan benar namun tidak lengkap. Sebanyak 75,4% mengisi penyebab kematian yang salah, terutama karena menuliskan kondisi akhir sebelum kematian (terminal events). Masih separuh dokter (58,1%) mengetahui cara penulisan penyebab kematian medis yang benar sesuai standar WHO ICD-10. Tingkat keterampilan dalam mengisi penyebab kematian medis yang lengkap, masih sangat rendah (20,7%).

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.