Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Personal Hygiene dengan Gejala Vaginitis pada Siswi SMPN 1 Kota Padang dan SMPN 23 Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i1.966Abstract
Ada 75% wanita di dunia menderita vaginitis sekali dalam seumur hidup dan 10% hingga 55% diantaranya tidak mengetahui bahwa mereka mengalami vaginitis. Pembentukan pengetahuan, sikap, dan perilaku personal hygiene yang baik dapat mencegah vaginitis. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku personal hygiene terhadap gejala vaginitis pada siswi SMPN 1 dan SMPN 23 Padang. Penelitian dilakukan terhadap siswi kelas VII, VIII, dan IX di SMPN tersebut pada bulan September 2018. Desain penelitian adalah cross sectional dengan teknik pengambilan sampel systematic random sampling. Kuisioner digunakan sebagai instrumen penelitian untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap, perilaku personal hygiene, dan gejala vaginitis pada responden. Penelitian menggunakan uji bivariat Chi-square untuk menganalisis data. Jumlah responden yang dikumpulkan adalah sebanyak 242 orang. Tingkat pengetahuan siswi mayoritas sedang, sedangkan sikap dan perilaku responden mayoritas baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan antara pengetahuan dengan gejala vaginitis adalah p=0,011 di SMPN 23 dan p=0,558 di SMPN 1, hubungan sikap dengan gejala adalah p=0,013 di SMPN 23 dan p=0,458 di SMPN 1, dan hubungan perilaku dengan gejala adalah p=0,615 di SMPN 23 dan p=0,138 di SMPN 1. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan gejala vaginitis di SMPN 23 namun tidak didapatkan hubungan yang signifikan pengetahuan dan sikap terhadap gejala di SMPN 1. Tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara perilaku dengan gejala vaginitis pada kedua populasi.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










