EFEK PEMBERIAN ANTIBIOTIKA TERHADAP PENINGKATAN KOLONISASI CANDIDA SALURAN NAPAS
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i0.944Abstract
Kolonisasi jamur Candida spp bisa pada orang normal, tetapi pada keadaan bersifat opurtunistik dihubungkan dengan beberapa kondisi penurunan daya tahan tubuh seperti pada pemberian kortikosteroid, kemoterapi, malnutrisi, adanya keganasan dan kondisi netropenia. Kondisi lain yang dapat menyebabkan berkembangnya kolonisasi jamur Candida spp disaluran napas adalah pemberian antibiotika spektrum luas. Tujuan penelitian untuk melihat hubungan pemakaian antibiotika lebih dari satu minggu pada pasien infeksi paru dengan terjadinya peningkatan kolonisasi Candida spp dengan pemeriksaan kultur sputum jamur pasien. Desain penelitian prospektif dengan metode cohort pada pasien infeksi paru yang dirawat di bangsal paru dan pemeriksaan kultur di laboratorium mikrobiologi RSUP Dr.M.Djamil Padang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara concecutive sampling mulai Juli 2017 sampai jumlah sampel terpenuhi. Dari 62 sampel penelitian, 54(87,1%) pasien infeksi paru terdapat kolonisasi jamur Candida spp. Berdasarkan data karakteristik dasar penelitian, didapatkan terbanyak adalah laki- laki 39 orang (62,9%) dengan usia rata rata 53,56 ±16,71 tahun. Berdasarkan umur rata-rata, jenis kelamin dan faktor komorbid yang ada kolonisasi dan tidak ada kolonisasi Candida spp tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik p=0,333. Kejadian kolonisasi Candida spp berdasarkan jumlah kepadatan koloni sebelum dan sesudah pemberian antibiotika secara statistik tidak bermakna (sebelum vs sesudah dengan nilai p= 0,306 .Analisis lebih lanjut pada 54 subjek penelitian dengan kolonisasi didapatkan setelah pemberian antibiotika kepadatan koloni Candida spp meningkat tetapi tidak bermakna secara statistik.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










