Pengaruh Pemberian Tablet Zink dan Besi terhadap Kadar Hemoglobin dan Feritin pada Ibu Hamil Anemia Defisiensi Besi
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i0.913Abstract
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah nasional karena pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Sebagian zink merupakan alat transpor transferin, yang juga merupakan alat transpor zat besi. Suplemen zink dianjurkan apabila ibu hamil mendapat suplemen besi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian tablet zink dan besi terhadap kadar hemoglobin dan feritin pada ibu hamil anemia defisiensi besi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan metode non randomized control group pre test and post test design. Penelitian dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya Padang dan Laboratorium Biomedik Universitas Andalas pada bulan Oktober 2017 – Maret 2018 terhadap 30 orang ibu hamil trimester II dan III, kadar Hb <11 g/dl dan ferritin <15 ng/ml yang diambil dengan cara consecutive sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok (intervensi dan kontrol). Kadar feritin diperiksa dengan ELISA dan kadar hemoglobin dilakukan dengan metode Hematology analyzer. Uji normalitas data dengan uji Saphiro wilk dan dilanjutkan dengan uji T berpasangan dan uji T tidak berpasangan. Hasil penelitian didapatkan ibu hamil yang diberikan tablet zink dan besi rata-rata selisih kadar hemoglobinnya lebih tinggi (1,07 g/dl) dibandingkan dengan ibu hamil yang mendapatkan tablet besi saja (0,81 g/dl), dengan nilai p = 0,190. Selisih kadar feritin serum lebih tinggi pada ibu hamil yang mendapatkan tablet besi saja (19,39 ng/ml) dibandingkan dengan ibu hamil yang mendapatkan tablet zink dan besi (14,64 ng/ml), dengan nilai p = 0,529. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh pemberian tablet zink dan besi terhadap kadar hemoglobin dan feritin pada ibu hamil anemia defisiensi besi.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










