Kehamilan dengan Hymen Mikroperforata
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i4.912Abstract
Hymen dengan lubang yang kecil (mikroperforata, lubang jarum) merupakan kondisi dimana terdapat suatu lubang yang kecil pada hymen. Kondisi ini merupakan kelainan kongenital yang jarang dan sering dianggap sebagai hymen imperforata. Kehamilan dengan kondisi ini sangat jarang terjadi, yang berawal dari keluhan dispareunia dan kesulitan penetrasi. Kondisi mikroperforata pda hymen pada kehamilan tidak memungkinkan untuk persalinan spontan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk meninjau kasus langka hymen microperforata pada kehamilan di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang. Dilaporkan kasus seorang wanita berusia 22 tahun dengan diagnosis G1P0A0L0 gravid aterm + hymen mikroperforata. Dari pemeriksaan genitalia tampak membran homogen yang menutupi lubang vagina dan dicurigai lubang kecil pada hymen memungkinkan untuk perjalanan sperma yang menyebabkan terjadinya kehamilan. Pilihan operasi caesar karena kehamilan telah cukup bulan, dengan kondisi hymen mikroperforata, sehingga tidak mungkin untuk menilai kemajuan persalinan.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










