Hubungan Derajat Kerentanan Stres dan Prestasi Akademik Mahasiswa Indekos FK Unand Angkatan 2016
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i3.889Abstract
Stres merupakan respons tubuh yang sifatnya nonspesifik terhadap setiap tuntutan beban. Mahasiswa indekos dapat mengalami stres kultural yang berkaitan dengan masalah akademik. Efek yang timbul sebagai akibat dari stres tidak hanya bergantung pada besarnya stressor, namun juga ditentukan oleh seberapa tinggi derajat kerentanannya terhadap stres. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara derajat kerentanan stres dan prestasi akademik mahasiswa indekos pada program studi Kedokteran FK Unand. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian ini menggunakan angket kartu hasil studi dan kuesioner Stress Vulnerability Scale (SVS). Analisis data menggunakan uji Chi-square. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling, sehingga didapatkan sebanyak 98 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden (87,8%) memiliki derajat kerentanan stres sedang dan sebagian kecil responden (12,2%) memiliki derajat kerentanan stres tinggi. Sangat memuaskan adalah kategori indeks prestasi yang paling banyak diperoleh oleh responden (78,6%), diikuti dengan beberapa responden dengan kategori Memuaskan (21,4%). Hasil analisis bivariat dengan uji Chi-square menunjukkan nilai p=0,019 (p<0,05). Simpulan studi ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara derajat kerentanan stres dan prestasi akademik mahasiswa indekos.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










