Gambaran Karakteristik Penderita Retinopati Hipertensi Yang Datang Berobat Ke Poliklinik Mata RSUP DR. M. Djamil Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i2.811Abstract
Retinopati hipertensi merupakan salah satu kerusakan target organ akibat tekanan darah tinggi, yang dapat menimbulkan kelainan-kelainan retina dan pembuluh darah di retina. Tujuan penelitian ini adalah mengindentifikasi gambaran karakteristik penderita retinopati hipertensi di RSUP DR. M. Djamil Padang dari tahun 2015 sampai 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan dari November sampai Februari 2018 di ruang pusat rekam medis RSUP DR. M. Djamil Padang. Sampel terdiri dari 80 rekam medik penderita yang didiagnosis dengan retinopati hipertensi yang tercatat di rekam medis. Dari 80 rekam medik, 74 rekam medik penderita memenuhi kriteria sampel.Dari 74 pasien, mayoritas penderita berumur >60 tahun (dengan rata-rata berumur 57,6 tahun), jenis kelamin perempuan mendominasi (51,4%), mayoritas penderita adalah bekerja menggurus rumah tangga (31,1%), menderita hipertensi stadium 1 dan telah menderita hipertensi selama 1-5 tahun (63,5%, dengan rata-rata 5,5 tahun). Mayoritas penderita tidak memiliki kerusakan target organ lain. Simpulan studi ini ialah mayoritas penderita retinopati hipertensi di RSUP DR. M. Djamil Padang dari tahun 2015 sampai 2016 adalah perempuan dan berumur diatas 60 tahun. Mayoritas dari pasien adalah ibu rumah tangga, telah menderita hipertensi stadium 1 selama 1-5 tahun dan tidak memilki kerusakan target organ lain.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










