Ekspresi Gen Tissue Inhibitor Metalloproteinase-1 Pada Sel Sinoviosit Osteoartritis Grade IV Setelah Pemberian Diacerein
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i1.775Abstract
Disease Modifying Osteoarthritis Drugs (DMOADs) merupakan agen yang dapat mencegah, menghambat perkembangan atau mengembalikan perubahan morfologi pada penderita osteoarthritis. Salah satu yang termasuk DMOADs ini adalah diacerein. Diacerein menstimulasi terbentuknya Tissue Inhibitor Metalloproteinase-1 (TIMP-1) pada percobaan hewan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan diacerein pada ekspresi gen
TIMP-1 pada sel primer jaringan sinovial pasien osteoartritis. Pada penelitian ini dilakukan penambahan diacerein pada sel primer jaringan sinovial grade 4. Ekspresi gen dilihat dengan menggunakan alat Real Time PCR dari sampel yang telah diinkubasi dalam kurun waktu 24 jam dan 48 jam, kemudian dibandingkan dengan kontrol menggunakan metode ΔCT dengan GAPDH sebagai housekeeping gene. Dari hasil pengukuran ekspresi gen sampel 24 jam dan 48 jam didapatkan nilai berturut-turut 0,0179 dan 0,7423 dengan nilai kontrol 0,0005. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pada inkubasi diacerein selama 24 jam mampu meningkatkan ekspresi gen TIMP-1 dengan peningkatan sebesar 5,87 kali dibandingkan kelompok kontrol, sedangkan pada inkubasi selama 48 jam, diacerein mampu meningkatkan ekspresi gen TIMP-1 dengan peningkatan sebesar 1,53 kali jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa overekspresi gen TIMP-1 berkaitan dengan pemberian diacerein pada osteoartritis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










