Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Enterobiasis pada Anak Panti Asuhan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v6i3.755Abstract
Enterobiasis merupakan penyakit akibat infeksi cacing Enterobius vermicularis. Enterobiasis dapat terjadi pada orang-orang yang memiliki personal hygiene buruk dan kelompok orang yang hidup dalam lingkungan yang sama, seperti panti asuhan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian enterobiasis pada anak panti asuhan di wilayah kerja Puskesmas Rawang. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan April 2016 - Maret 2017. Penelitian dilakukan di Panti Asuhan Wira Lisna dan Panti Asuhan Ridho Rahmat. Teknik pengambilan sampel dengan metode total sampling. Personal hygiene dinilai dengan menggunakan kuesioner dan kejadian enterobiasis dinilai dengan pemeriksaan parasitologi di laboratorium. Data dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan kejadian enterobiasis sebesar 6% dan yang memiliki personal hygiene baik sebanyak 70,1%. Uji statistik mendapatkan hubungan yang tidak bermakna antara personal hygiene dengan kejadian enterobiasis (p=0,076). Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan kejadian enterobiasis.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










