Gambaran Fungsi Ginjal pada Pasien Gagal Jantung dengan Fraksi Ejeksi Menurun dan Fraksi Ejeksi Normal di RSUP Dr. M. Djamil Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v6i3.749Abstract
Gagal jantung dapat dikelompokkan menjadi HF-REF (Heart Failure with Reduced Ejection Fraction) dan HF- PEF (Heart Failure with Preserved Ejection Fraction). Gagal jantung dapat menyebabkan kerusakan jaringan intersisial ginjal akibat tidak memadainya perfusi ke ginjal, yang akan berdampak pada penurunan fungsi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran fungsi ginjal pada pasien gagal jantung dengan EF (Ejection Fraction) menurun dan EF Normal di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain potong lintang dengan sampel penelitian adalah rekam medic seluruh pasien gagal jantung yang dirawat di bagian jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tahun 2014. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria penelitian adalah sebanyak 102 pasien. Hasil studi menunjukkan rerata LFG (Laju Filtrasi Glomerulus) pada pasien HF-PEF (50.88±20.90 ml/mnt/1,73m2) lebih rendah dari pada pasien HF-REF(63.27±27.45 ml/mnt/1,73m2). Pada HF-PEF hanya 3,2% pasien yang fungsi ginjalnya normal, dan terdapat 6,5% pasien yang mengalami gagal ginjal, sedangkan yang lainnya mengalami penurunan fungsi ginjal dalam berbagai derajat. Pada HF-REF, tidak terdapat pasien yang mengalami gagal ginjal dan terdapat 15,5 % pasien yang fungsi ginjalnya normal, sedangkan yang lainnya mengalami penurunan fungsi ginjal dalam berbagai derajat.Fungsi ginjal pasien HF-PEF lebih buruk daripada pasien HF-REF.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










