Efek Propolis dan Jeruk Nipis terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus dan Streptococcus Pyogenes secara In Vitro

Authors

  • Mitra Nofembri Y Prodi Profesi Dokter FK Unand
  • Netti Suharti Bagian Mikrobiologi FK Unand
  • Mohammad Reza Bagian Biologi FK Unand

DOI:

https://doi.org/10.25077/jka.v6i3.741

Abstract

Penggunaan antibiotik yang irasional dapat menyebabkan terjadinya resistensi bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efek propolis dan jeruk nipis terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang pada bulan Desember 2014 hingga April 2015. Rancangan penelitian bersifat eksperimental. Berdasarkan hasil penelitian diameter rerata daerah bebas kuman S. aureus yang diberikan propolis adalah 11 mm dan jeruk nipis 14,66 mm. Diameter rerata daerah bebas kuman S. pyogenes yang diberikan jeruk nipis adalah 12,66 mm. Sedangkan, propolis tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. pyogenes. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji Kruskal Wallis kemudian dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Hasil uji Mann Whitney antara propolis dan jeruk nipis terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p = 0.05), sedangkan terhadap pertumbuhan bakteri S. pyogenes menunjukkan perbedaan yang bermakna p = 0,014 (p < 0,05). Simpulan penelitian ini adalah propolis memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan S. aureus dan tidak memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri S. pyogenes, sedangkan jeruk nipis memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan S. pyogenes.

Downloads

Published

2018-02-20

How to Cite

Y, M. N., Suharti, N., & Reza, M. (2018). Efek Propolis dan Jeruk Nipis terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus dan Streptococcus Pyogenes secara In Vitro. Jurnal Kesehatan Andalas, 6(3), 581–585. https://doi.org/10.25077/jka.v6i3.741

Issue

Section

Research Articles