Talaromycosis Marneffei pada Pasien HIV

Authors

  • Aulia Ihsani Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis- Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Padang.
  • Raveinal Raveinal Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, RSUP Dr. M. Djamil Padang.

DOI:

https://doi.org/10.25077/jka.v9i3.1331

Abstract

Talaromycosis marneffei adalah infeksi jamur yang disebabkan Talaromyces marneffei. Talaromikosis adalah salah satu infeksi oportunistik yang sering mengenai orang dengan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) stadium akhir di Asia Tenggara, India timur laut, Cina Selatan, Hongkong, dan Taiwan. Gejala klinis talaromikosis tidak spesifik, seperti demam, anemia, penurunan berat badan, hepatomegali, splenomegali, gangguan pernapasan dan manifestasi kulit. Diagnosis ditegakkan berdasarkan kecurigaan klinis dengan konfirmasi pemeriksaan histopatologi. Dilaporkan pasien laki-laki berusia 29 tahun, dirawat di Bagian Penyakit Dalam RSUP Dr. M. Djamil Padang, dengan keluhan utama muncul bintil-bintil berwarna kehitaman hampir diseluruh wajah sejak 3 bulan yang lalu. Pasien sudah dikenal menderita HIV sejak 4 bulan yang lalu dan sudah mendapat terapi antiretroviral (ARV). Didapatkan plak hiperpigmentasi pada wajah dan hepatomegali. Laboratorium didapatkan kadar hemoglobin 8,9 gr/dl, CD4 8 sel/uL dan pemeriksaan histopatologi yang menunjukkan massa sporis eosinofilik di intraseluler dan diantara stroma jaringan ikat. Pemberian ARV dilanjutkan dan juga diberikan antijamur.

Kata kunci: human immunodeficiency virus, talaromycosis, talaromyces marneffei

Downloads

Published

2020-11-29 — Updated on 2025-03-24

Versions

How to Cite

Ihsani, A., & Raveinal, R. (2025). Talaromycosis Marneffei pada Pasien HIV. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(3), 373–377. https://doi.org/10.25077/jka.v9i3.1331 (Original work published November 29, 2020)