Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Duwet (Syzigium cumini) Terhadap Gambaran Histologi Ginjal Tikus (Rattus novergicus) yang Diintoksikasi dengan Timbal Asetat
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v9i1S.1175Abstract
Timbal adalah logam berat yang bersifat racun bagi lingkungan dan tubuh manusia. Logam berat ini dieliminasi oleh ginjal sebagai urin, sehingga jika terjadi paparan timbal yang lama maka dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Daun duwet mengandung antioksidan seperti flavonoid, myricetin, quercetin, isoquercetin yang dapat menghambat dan memperlambat radikal bebas. tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun duwet terhadap gambaran histologi ginjal tikus yang diintoksikasi timbal asetat. Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan rancangan randomized post test only control group menggunakan 15 ekor tikus yang telah dibagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (K-) yang hanya diberikan pakan standar, kelompok kontrol positif (K+) yang diberikan pakan standar serta diberi timbal asetat 40 mg/kgBB secara oral, terakhir kelompok perlakuan (P1) yang diberikan pakan standar, dipaparkan timbal asetat 40 mg/kgBB, dan ekstrak daun duwet dosis 150 mg/kgBB. Penelitian dilaksanakan selama 28 hari, kemudian pada hari ke-29 tikus dimatikan kemudian diambil ginjalnya untuk dibuat menjadi preparat dan dibaca menggunakan skor Barthel Manja. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol positif (K+) dengan kelompok yang diberikan perlakuan (P1), secara statistik didapatkan nilai p < 0,05. Simpulan: Terdapatnya pengaruh pemberian ekstrak daun duwet terhadap gambaran histologi ginjal tikus yang diintoksikasi timbal asetat.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










