Jumlah Koloni Bakteri Asam Laktat pada Rongga Mulut yang Sehat
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1134Abstract
AbstrakSalah satu flora normal yang terdapat di dalam rongga mulut adalah Bakteri Asam Laktat (BAL). Kemampuan BAL antara lain menghasilkan antimikroba, mengatur respons imun host dan menghalangi pertumbuhan bakteri patogen. Keberadaan BAL di rongga mulut sangat penting untuk menjaga kesehatan oral dan mencegah terjadinya penyakit periodontal. Hal ini mendorong perlunya penelitian mengenai jumlah koloni BAL di dalam rongga mulut yang sehat sehingga dapat dijadikan sebagai alternatif terapi penyakit periodontal. Tujuan: Mengidentifikasi jumlah koloni BAL pada rongga mulut yang sehat. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional dengan rancangan cross- sectional. Subyek penelitian terdiri dari 49 orang dengan gusi yang sehat. Subyek diminta untuk berkumur dengan akuades steril kemudian akuades hasil berkumur ditampung untuk selanjutnya dikultur di media MRS. Setelah diinkubasi selama 48 jam dilakukan penghitungan jumlah koloni bakteri asam laktat yang tumbuh pada media MRS. Hasil: Rerata jumlah koloni BAL kelompok sehat 7,8 x 104 ± 9,4 x 104 CFU/ml. Bakteri yang tumbuh pada media MRS pada penelitian ini semuanya berbentuk bundar, umumnya tepian rata, berwarna putih, mukoid, berukuran kecil dengan elevasi cembung. Beberapa bakteri berwarna krem atau putih keruh, berukuran sedang, tidak mukoid, tepian tidak rata dan elevasi seperti tombol. Simpulan: BAL merupakan flora normal yang keberadaannya penting untuk menjaga rongga mulut yang sehat.
Â
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










