Analisis Pelaksanaan Program Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Balita di Puskesmas Kota Padang Tahun 2018
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1133Abstract
AbstrakProgram SDIDTK merupakan program pembinaaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada masa balita. Program SDIDTK balita di Kota Padang masih dihadapkan pada pengelolaan yang kurang profesional diberbagai tahapan. Tujuan: Menganalisis sistem pelaksanaan program SDIDTK balita di Puskesmas Kota Padang tahun 2018. Metode: Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara triangulasi sumber dan teknik. Hasil: Pengolahan dan analisis data pada komponen input kebijakan sudah ada. Standar Operasional Pelayanan dan Pedoman sudah ada, tetapi jumlahnya belum mencukupi. Tenaga kesehatan masih belum memenuhi standar. Dana telah dianggarakan. Ketersediaaan sarana dan prasarana belum cukup memadai. Komponen proces perencanaan dan pengorganisasian sudah ada. Lokakarya mini sudah dilaksanakan secara berkala. Pelaksanaan pelayanan masih ada yang melaksanakan tidak sesuai dengan buku pedoman yang ada. Supervisi dan evaluasi masih kurang maksimal. Pencatatan dan pelaporan belum berjalan dengan baik. Simpulan: Kegiatan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) belum dilaksanakan secara maksimal.
Â
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










