Analisis Implementasi Program Pelayanan Antenatal Terpadu pada Ibu Hamil dengan Kekurangan Energi Kronis dan Anemia di Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1123Abstract
AbstrakKekurangan gizi pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus. Cakupan kunjungan pertama ibu hamil (K1) dan kunjungan keempat (K4) di kota Padang hampir dan telah mencapai target yang telah ditetapkan, namun kasus defisiensi ibu hamil masih terus ada. Tujuan: Menganalisis pelaksanaan program pelayanan antenatal terpadu pada ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia di kota Padang tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2019 di Dinas Kesehatan dan Puskesmas kota Padang. Informan terdiri dari Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Pemegang Program antenatal terpadu, Kepala Puskesmas, Bidan Pengelola, Bidan Pelaksana, Tenaga Ahli Gizi, ibu hamil KEK dan anemia. Hasil: Analisis menunjukkan proses sosialisasi Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK), pelaksanaan pelayanan antenatal terpadu di sarana dan fasilitas kesehatan, serta penggunaan logistik pendukung masih dinilai kurang. Analisis output didapatkan pelayanan antenatal terpadu belum seluruhnya dilaksanakan di sarana dan fasilitas kesehatan sesuai standar. Simpulan: Sistem pelaksanaan program pelayanan antenatal terpadu masih belum sesuai target. Proses sosialisasi dan pelaksanaan membutuhkan perbaikan agar dapat meningkatkan keaktivan masyarakat.
Â
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










