Evaluasi Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Unit Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Rasidin Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i3.1045Abstract
Pentingnya pelayanan radiologi di rumah sakit sebagai bagian yang terintegrasi dari pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) unit radiologi di RSUD X Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion, telaah dokumen, dan observasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada delapan orang informan, dan Focus Group Discussion kepada enam orang informan. Komponen yang diteliti mengenai input (kebijakan, sumber daya), process (komunikasi, disposisi/ sikap, struktur birokrasi), output (pencapaian indikator SPM). Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan tersedia, namun sumber daya belum lengkap. Komunikasi tidak berjalan dengan baik. Disposisi/ sikap dalam hal ini terkendala oleh dokter yang tidak standby. Struktur birokrasi berjalan sesuai dengan prosedur. Belum tercapainya tiga target indikator SPM unit radiologi, diantaranya waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto, kejadian kegagalan foto rontgen, dan kepuasan pelanggan. Kesimpulannya, implementasi kebijakan standar pelayanan minimal unit radiologi RSUD X Padang tidak berjalan maksimal dan hasil belum mencapai target.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










