Pemberian Lyophilized Bacterial Lysat Pada Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis Stabil Yang Memiliki Kolonisasi Potentialy Pathogenic Microorganism
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v8i1S.950Abstract
Latar Belakang: Eksaserbasi pada pasien PPOK berpengaruh terhadap keparahan penyakit. Kolonisasi bakteri pada pasien PPOK dianggap berkontribusi terhadap kejadian eksaserbasi. Usaha menurunkan kolonisasi bakteri dilakukan untuk mengurangi kejadian eksaserbasi salah satuanya adalah dengan vaksinasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efek pemberian vaksinasi Lyophilized bacterial lysat pada pasien yang telah diketahui jenis potentialy pathogenic microorganism (PPM).Metode: Desain penelitian uji klinis terbuka (open ckinical trial) pada pemberian Lyophilized bacterial lysate dibandingkan dengan Plasebo terhadap pasien PPOK dengan koloni PPM di poliklinik Paru RSUP Dr.M.Djamil Padang periode Januari sampai Juni 2017.Sampel diambil dengan teknik konsekutif (accidental sampling). Hasil: Penelitian pada 33 pasien PPOK stabil dengan PPM yang diberikan Lyophilized bacterial lysat dan 22 pasien PPOK stabil dengan PPM yang diberika plasebo. Setelah perlakuan selama 3 bulan pada kelompok Lyophilized bacterial lysat tidak ditemukan lagi koloni bakteri ganda (10 menjadi 10) (p=0,002) sedangkan pada bakteri tunggal masih ditemukan koloni, sebelum 23 menjadi 26. Kelompok plasebo tidak didapatkan perubahan baik bakteri ganda (13 menjadi 13) ataupun tunggal (9 menjadi 9). Pada kelompok Lyophilized bacterial lysat terjadi perubahan pola koloni yaitu klebsiella pneumonia berkurang 6, Pseudomonas Aureginosa berkurang 2, Stapilococcus Areus berkurang 6, secara statistik mengalami penurunan (p=0,001) sedangkan pada plasebo tidak terjadi perubahan pola koloni Simpulan: Lyophilized bacterial lysat menurunkan proporsi koloni PPM oleh bakteri ganda dibandingkan dengan plasebo. Lyophilized bacterial lysat juga mengurani koloni terutama Pseudomonas Aureginosa dan stapylococcus Aureus dan klebsiella pneumonia.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










