Hubungan Protein Urine dengan Laju Filtrasi Glomerulus pada Penderita Penyakit Ginjal Kronik Dewasa di RSUP Dr. M.Djamil Padang tahun 2015-2017
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i4.903Abstract
Penyakit ginjal kronik adalah kelainan struktur dan penurunan faal ginjal yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Gangguan fungsi ginjal dapat ditentukan berdasarkan nilai laju filtrasi glomerulus, tetapi dengan metode sederhana bisa juga melalui pemeriksaan protein urine. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan protein urine dan laju filtrasi glomerulus pada penderita penyakit ginjal kronik dewasa di RSUP Dr. M. Djamil Padang dari 2015 sampai 2017. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 data rekam medis penderita penyakit ginjal kronik dewasa yang telah memeriksakan protein urine dan laju filtrasi glomerulus melalui hasil pemeriksaan kreatinin serum. Data dianalisis menggunakan analisis statistik univariat dan bivariat menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil analisis univariat didapatkan karakteristik dari sampel penderita penyakit ginjal kronik yang terbanyak adalah jenis kelamin laki-laki dan berumur lebih dari 60 tahun. Penyebab terbanyak adalah nefropati diabetes. Rerata laju filtrasi glomerulus sampel adalah 9,178 mL/mnt per 1,73 m2 . Pemeriksaan protein urine sampel didapatkan hasil yang terbanyak adalah +3. Hasil analisis bivariat didapatkan p=0,118. Simpulan studi ini adalah tidak terdapat hubungan yang bermakna antara protein urine dan laju filtrasi glomerulus pada penderita penyakit ginjal kronik dewasa di RSUP Dr.M.Djamil Padang dari 2015 sampai 2017.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










