Identifikasi Telur Cacing Soil Transmitted Helminths pada Sayuran Selada (Lactuca Sativa) yang Dijual oleh Pedagang Makanan di Sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i3.879Abstract
Soil Transmitted Helminthiasis atau penyakit kecacingan adalah istilah yang merujuk kepada sekelompok penyakit akibat infeksi cacing Soil Transmitted Helminths (STH). Manusia dapat terinfeksi apabila tertelan telur STH yang infektif. Jalur masuk telur STH salah satunya melalui sayur selada (Lactuca sativa) yang dimakan mentah. Sayur selada (Lactuca sativa) ditanam pada tanah yang lembab, gembur dan diberi pupuk kandang bahkan disiram dengan air septic tank dan air limbah ternak agar dapat tumbuh optimal. Proses ini memungkinkkan kontaminasi telur STH pada sayuran selada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi telur STH pada sayuran selada (Lactuca sativa) yang dijual oleh pedagang makanan di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif dengan teknik pemeriksaan sedimentasi. Sampel diambil dari seluruh pedagang makanan yang menjual selada di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Padang. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali pengambilan selama tiga minggu. Hasil pemeriksaan sampel selada dinyatakan positif sebanyak 38, 1%, dengan kontaminasi terbanyak disebabkan oleh telur Ascaris sp 34, 1% lalu telur Trichuris sp dan cacing tambang masing-masing 1,58 %. Simpulan penelitian ini adalah terdapat kontaminasi telur STH pada sayuran selada yang dijual oleh pedagang makanan di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Padang.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










