Identifikasi Bakteri Escherichia coli (E.coli) pada Air Minum di Rumah Makan dan Cafe di Kelurahan Jati serta Jati Baru Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i2.804Abstract
Air merupakan komponen yang sangat penting dalam kehidupan, seperti penggunanaan air sebagai air minum. Air minum juga digunakan oleh pedagang makanan. Tingginya kasus diare di Kelurahan Jati dan Jati Baru Kota Padang dapat dipicu penggunaan air minum yang tidak bersih. Tujuan penelitian ini adalah menentukan adanya kontaminasi oleh bakteri Escherichia coli dalam air minum pada rumah makan dan cafe di Kelurahan Jati dan Jati baru kota Padang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan perlakuan eksperimental terhadap 16 sampel air minum di Kelurahan Jati dan Jati Baru Kota Padang. Pengambilan sampel secara langsung dengan botol steril. Analisis data dengan menggunakan tabel (Most Probable Number) MPN 5-1-1 dan ditemukannya koloni bakteri Escherichia coli pada sampel air minum. Hasil penelitian ini didapatkan 13 sampel adanya kontaminasi air terhadap bakteri Coliform dengan indeks MPN didapatkan 3 sampel menunjukkan nilai indeks MPN yang tinggi yaitu: 2 sampel dengan indeks MPN 240/100 ml dan 1 sampel dengan indeks MPN 98/100 ml. Berdasarkan pemeriksaan Mac Conkey Agar ditemukan nya 13 sampel terdapat koloni bakteri Escherichia coli.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










