Gambaran Hasil Pemeriksaan Urine pada Pasien dengan Pembesaran Prostat Jinak di RSUP DR. M. Djamil Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i1.792Abstract
Pembesaran prostat jinak dapat menyebabkan terjadinya hambatan aliran urine, sehingga pasien akan merasakan keluhan pada saluran kemih bagian bawah atau Lower Urinary Tract Symptom (LUTS). Urinalisis merupakan salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan pada pasien dengan LUTS yang terdiri dari pemeriksaan fisik, mikroskopik dan kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan urine pada pasien dengan pembesaran prostat jinak di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian adalah deskriptif observasional. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling di bagian Bedah dan Rekam Medik RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari 2016 sampai Desember 2016 dengan jumlah sampel adalah 40 orang. Data yang digunakan adalah hasil pemeriksaan pH, protein, leukosit, eritrosit dan epitel urine pada rekam medik pasien pembesaran prostat jinak. Data yang sudah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% pasien memiliki hasil pH urine 4.5 sampai 8. Sebanyak 42,5% memiliki hasil protein urine 1+, 60% pasien memiliki nilai leukosit >5/LPB, 80% pasien dengan nilai eritrosit >1/LPB serta 100% pasien dengan epitel gepeng positif satu (+). Simpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan leukosit, eritrosit dan protein urine pada pasien dengan pembesaran prostat jinak namun pH dan epitel urine pasien masih dalam nilai normal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










