Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Personal Hygiene terhadap Kejadian Pedikulosis Kapitis pada Anak Asuh di Panti Asuhan Liga Dakwah Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i1.791Abstract
Pedikulosis kapitis adalah infeksi kulit dan rambut kepala yang disebabkan infestasi Pediculus humanus var. capitis. Kejadian pedikulosis kapitis cukup tinggi di daerah lingkungan padat seperti panti asuhan. Prevalensi pedikulosis kapitis yang tinggi di panti asuhan menyebabkan anak asuh mengalami gangguan psikis dan fisik. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan tingkat pengetahuan mengenai pedikulosis kapitis dan personal hygiene terhadap pedikulosis kapitis. Metode penelitian berupa survei analitik cross sectional yang dilaksanakan pada dari Januari sampai November 2016 di Panti Asuhan Liga Dakwah Sumatera Barat. Pengumpulan data menggunakan kuisioner terhadap 69 orang anak asuh yang bersedia menjadi responden. Hasil penelitian menunjukan lebih dari setengah responden (58%) memiliki pedikulosis kapitis positif, responden lebih dominan memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi (88,4 %) dan responden lebih banyak memiliki personal hygiene yang baik (81,2 %). Analisis data untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan personal hygiene terhadap pedikulosis kapitis yaitu menggunakan uji Chi-square yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan mengenai pedikulosis kapitis terhadap kejadian pedikulosis kapitis dengan nilai p=0,126 dan tidak ada hubungan antara personal hygiene terhadap kejadian pedikulosis kapitis dengan nilai p = 0,548.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










