Identifikasi Bahaya dan Risiko Keselamatan Kerja Pada Saat Overhaul di Area Kiln PT. X tahun 2017
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i1.774Abstract
Overhaul merupakan perbaikan mesin atau alat secara total yang dilakukan oleh perusahaan supaya kinerja mesin atau alat bekerja dengan baik. Perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang banyak dengan waktu yang telah di tentukan serta tekanan kerja yang tinggi berisiko terjadinya kecelakaan kerja pada saat overhaul. Pengurangan terjadinya kecelakaan kerja maka dibutuhkan penelitian tentang Identifikasi bahaya dan risiko keselamatan kerja pada saat overhaul di area kiln PT X. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bahaya dan risiko keselamtaan kerja pada saat overhaul di area kiln PT X. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode triangulasi dan semi kuantitatif berdasarkan Australian Standard/New Zealand Standard (AS/NZS) 4360:2004. Hasil penelitian mendapatkan 91 bahaya
dan 126 risiko yang teridentifikasi dan sebagian besar dari kegiatan di area kiln adalah pemasangan scaffolding, pengelasan dan bongkar pasang alat yang rusak. Perusahaan ini perlu melakukan training Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada pekerja serta menumbuhkan budaya peduli antara pekerja agar tindakan unsafe action tidak terjadi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










