Profile of Glaucoma at The Dr.M.Djamil Hospital Padang, West Sumatera
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v7i0.768Abstract
Glaukoma adalah kelompok penyakit yang memiliki kesamaan karakteristik terkait optik neuropati dengan kehilangan fungsi penglihatan. Objektif: Untuk menggambarkan distribusi glaukoma di RSUP DR. M. Djamil Padang pada tahun 2011-2012. Metode: Merupakan penelitian deskriptif. Data diperoleh dari riwayat kesehatan pasien yang didiagnosa glaukoma selama 2011-2012, termasuk jenis kelamin dan jenis glaukoma. Hasil: Jumlah pasien sebesar 203 orang dengan perbandingan laki-laki dan perempuan sebesar 54,86% : 45,14%. Glaukoma primer sudut terbuka merupakan jenis glaukoma terbanyak (50,25%), diikuti oleh glaukoma sekunder (19,70%), glaukoma primer sudut penutupan (11,50%), glaukoma juvenile (10,84%), glaukoma kongenital (4,4%), dan normotension glaukoma. Inflamasi adalah penyebab paling umum glaukoma sekunder (30%). Glaukoma sering ditemukan pada kelompok usia di atas 40 tahun. Pengobatan untuk glaukoma primer sudut terbuka adalah medikamentosa (63,72%) dan trabekulektomi (36,28%). Terapi yang paling sering dilakukan pada glaukoma primer sudut tertutup adalah trabekulektomi (54,16%). Kesimpulan: Glaukoma lebih banyak ditemukan pada laki-laki dan lebih sering ditemukan pada usia lebih dari 40 tahun. Glaukoma primer sudut terbuka adalah glaukoma yang paling sering ditemui dan inflamasi adalah penyebab paling umum glaukoma sekunder di RSUP DR. M. Djamil Padang. Pengobatan yang paling sering dilakukan pada glaukoma primer sudut terbuka adalah medikamentosa dan glaukoma primer sudut tertutup adalah trabekulektomi.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










