Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penanganan Diare dengan Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v6i2.720Abstract
Diare masih merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di dunia. Setiap tahunnya terdapat sekitar 2 milyar kasus diare di dunia dan sekitar 1,9 jutanya adalah kasus balita yang meninggal karena diare. Diare termasuk dalam 10 penyakit terbanyak di kota Padang dan wilayah Kuranji selalu menempati tiga peringkat teratas kejadian diare dalam kurun waktu empat tahun. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan diare dan kejadian diare pada balita di kecamatan Kuranji kelurahan Korong Gadang kota Padang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan pada 150 orang ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun di Kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Kota Padang. Data primer dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan diolah secara komputerisasi. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan kurang tentang penanganan diare pada balita. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang penanganan diare dengan kejadian diare pada balita dimana p-value < α (0,042 ≤ 0,05).Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










