Hubungan Pengetahuan Siswa Palang Merah Remaja dengan Tindakan Pertolongan Pertama Penderita Sinkop di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Bukittinggi
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v6i2.717Abstract
Sinkop ialah suatu keadaan hilangnya kesadaran seseorang secara tiba-tiba. Penderita sinkop membutuhkan pertolongan cepat dan tepat untuk mencegah kondisi penderita semakin menurun, tetapi sebagian orang tidak mengetahui cara penanggulangannya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara pengetahuan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dan tindakan pertolongan pertama penderita sinkop di MTsN 1 Bukittinggi. Penelitian analitik ini menggunakan rancangan cross sectional study. Subjek adalah 47 orang anggota PMR MTsN 1 Bukittinggi tahun ajaran 2013-2014 yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Analisis yang digunakan adalah uji chi- square. Hasil studi ialah 72,3% anggota PMR MTsN 1 Bukittinggi memiliki pengetahuan yang baik tentang sinkop dan 27,7% kurang baik. Ada 51,1% anggota memiliki tindakan yang baik dalam pemberian pertolongan pertama pada penderita sinkop dan 48.9% anggota memiliki tindakan yang kurang baik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hubungan antara pengetahuan anggota PMR dengan tindakan pertolongan pertama penderita sinkop di MTsN 1 Bukittinggi (p = 0,024 derajat kemaknaan p< 0,05 ). Simpulan studi ini adalah sebagian besar anggota PMR MTsN 1 Bukittinggi memiliki pengetahuan dan tindakan pertolongan pertama yang baik pada penderita sinkop.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










