Hubungan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v6i1.653Abstract
Siklus menstruasi merupakan pertanda klinis fungsi reproduksi wanita. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi, seperti lemak tubuh. Banyaknya lemak dalam tubuh dapat menyebabkan memanjangnya siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persentase lemak tubuh dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap keteraturan siklus menstruasi pada wanita. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Populasi adalah seluruh mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Sampel diambil sebanyak 79 responden secara simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dengan kuesioner dan pengukuran antropometri (BB, TB, persentase lemak tubuh dengan menggunakan alat skinfold caliper). Data yang didapatkan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki (IMT) dan persentase lemak tubuh normal, yaitu 72,15% dengan IMT<23,00 kg/m2 dan 64,6% persentase lemak tubuh <22,1%. Tidak ada hubungan yang berarti antara siklus menstruasi dengan IMT dan persentase lemak tubuh, p=0,77 untuk hubungan siklus menstruasi dengan IMT, dan p=0,31 untuk hubungan siklus menstruasi dengan persentase lemak tubuh. Simpulan studi ini adalah tidak terdapat hubungan berarti antara persentase lemak tubuh dan IMT dengan keteraturan siklus menstruasi.Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










