Penatalaksanaan Multirinosinusitis Kronis dengan Komplikasi Abses Subperiosteal Sinistra

Authors

  • Desy Ambriani Universitas Andalas.
  • Dolly Irfandy Bagian THT-KL, Faculty of Medicine, Universitas Andalas, Padang
  • Havriza Vitresia Bagian Mata, Faculty of Medicine, Universitas Andalas, Padang

DOI:

https://doi.org/10.25077/jka.v9i4.1562

Abstract

Abses subperiosteal merupakan salah satu komplikasi dari rinosinusitis baik akut ataupun kronis. Beberapa faktor sangat berperan sebagai penyebab penyebaran rinosinusitis ke orbita. Diagnosis rinosinusitis kronik dengan komplikasi abses periorbita ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, nasoendoskopi, tomografi komputer serta Magnetic Resonance Imaging (MRI). Penatalaksanaan rinosinusitis kronis dengan komplikasi abses subperiosteal adalah pemberian medikamentosa antibiotik intravena spektrum luas atau kombinasi, dekongestan, kortikosteroid sistemik disertai dengan tindakan operatif yaitu pendekatan Bedah Sinus Endoskopi Fungsional (BSEF). Dilaporkan satu kasus rinosinusitis kronis dengan komplikasi abses subperiosteal kiri pada laki-laki umur 40 tahun dan telah dilakukan perawatan dan dilanjutkan dengan pembedahan melalui pendekatan BSEF. Rinosinusitis kronik dengan komplikasi abses subperiosteal dapat ditatalaksana dengan terapi antibiotik dan pembedahan. Keterlambatan penanganan mempengaruhi tingkat kerusakan. Penanganan dengan antibiotik yang adekuat dan BSEF memberikan prognosis yang baik pada pasien.

Kata kunci: abses subperiosteal, BSEF, rinosinusitis kronik                         

Author Biographies

Dolly Irfandy, Bagian THT-KL, Faculty of Medicine, Universitas Andalas, Padang

THT-KL

Havriza Vitresia, Bagian Mata, Faculty of Medicine, Universitas Andalas, Padang

Ilmu Kesehatan Mata

Downloads

Published

2021-02-24 — Updated on 2025-03-22

Versions

How to Cite

Ambriani, D., Irfandy, D., & Vitresia, H. (2025). Penatalaksanaan Multirinosinusitis Kronis dengan Komplikasi Abses Subperiosteal Sinistra. Jurnal Kesehatan Andalas, 9(4), 466–475. https://doi.org/10.25077/jka.v9i4.1562 (Original work published February 24, 2021)