Efek Glycine Soja Terhadap Angiogenesis dan Histologi Aorta Tikus Ovariektomi
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v9i4.1506Abstract
Resiko CVD meningkat secara tajam pada menopause yang disebabkan oleh perkembangan aterosklerosis ditandai adanya penebalan intima patologis pada aorta. Tujuan: Membuktikan pemberian ekstrak kedelai hitam (Glycine soja) dapat meningkatkan ekspresi VEGF, diameter aorta dan menurunkan ketebalan media intima aorta tikus ovariektomi. Ovariektomi dilakukan untuk membuat hewan model menopause.  Metode: Tikus dibagi menjadi lima kelompok: Kontrol Negatif, Positif, tiga Perlakuan (dosis 50,100,150 mg/200grBB/hari). Ovariektomi dilakukan pada kelompok kontrol positif dan perlakuan.Tiga puluh hari post ovariektomi, pada kelompok perlakuan diberikan ekstrak kedelai hitam  sesuai dosis selama 30 hari. Terminasi dilakukan untuk pengambilan aorta pada seluruh kelompok. Pemeriksaan ketebalan media intima dan diameter aorta menggunakan HE, sedangkan VEGF menggunakan immunohistokimia. Hasil: Uji One Way Anova terhadap diameter aorta dan VEGF, didapatkan p = 0,000 (p<0,05 ), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian ekstrak kedelai hitam terhadap peningkatan diameter dan VEGF aorta tikus ovariektomi. Uji Post Hock Tukey menunjukkan peningkatan diameter aorta dan VEGF signifikan pada seluruh kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol positif. Uji One Way Anova terhadap ketebalan media intima didapatkan p = 0,410, yang berarti tidak terdapat pengaruh yang signifikan pemberian ekstrak kedelai hitam terhadap penurunan ketebalan media intima aorta tikus ovariektomi. Rerata ketebalan terendah terdapat pada kelompok Perlakuan 1  dibawah rerata ketebalan media intima kelompok kontrol positif. Simpulan: Pemberian ekstrak kedelai hitam meningkatkan secara signifikan ekspresi VEGF dan diameter aorta, namun tidak berpengaruh secara signifikan dalam menurunkan ketebalan media intima aorta tikus ovariektomi.
Kata kunci: diameter aorta, kedelai hitam, ketebalan media intima aorta, VEGF
Downloads
Published
Versions
- 2025-03-22 (2)
- 2021-02-24 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Dwi Yuliawati, Wuri Widi Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










