Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Complementary And Alternative Medicine (CAM) pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Poasia Kota Kendari
DOI:
https://doi.org/10.25077/jka.v9i2.1287Abstract
Pengetahuan masyarakat mengenai pengobatan penderita DM tak lepas dari saran penggunaan terapi komplemeter obat herbal, yang tidak jarang menjadi alternatif pemecahan masalah ketika ilmu kedokteran tak mampu memberikan solusi serta keinginan penderita maupun keluarga untuk dilibatkan secara langsung dalam proses pemilihan penyembuhan. Â Tujuan: Menentukan hubungan antara penggunaan Complementary and Alternative Medicine (CAM) dengan suku, pendidikan, agama, status ekonomi, status kesehatan dan usia. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional study dengan populasi seluruh pasien pasien diabetes melitus yang berada di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebesar 40 responden. Hasil: Penelitian ini menggambarkan bahwa tidak terdapat hubungan antara penggunaan CAM dan suku, pendidikan, agama, status ekonomi, status kesehatan, sedangkan terdapat adanya hubungan antara usia dengan penggunaan CAM. Simpulan: Masyarakat untuk dapat lebih aktif menemukan informasi mengenai perawatan kesehatan berdasarkan penggunaan CAM, serta peneliti dan institusi pendidikan untuk menggunakan terapi CAM sebagai bahan pembelajaran pada konsep terapi komplementer keperawatan.
Kata kunci: CAM, diabetes mellitus, komplementer, tradisional
Downloads
Published
Versions
- 2025-03-24 (2)
- 2020-08-01 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Risqi Wahyu Susanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the Jurnal Kesehatan Andalas right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA 4.0) license that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Jurnal Kesehatan Andalas.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).










