Gambaran Infeksi Nontuberculous Mycobacteria (NTM) pada Penderita Suspek TB Paru Menggunakan Multiplex PCR (MPCR)-Universal Lateral Flow Assay (ULFA) Kit

Putri Wulan Akbar, Agustin Iskandar, Tri Wahju Astuti, Kristin Indriana

Abstract

Infeksi paru akibat Nontuberculous Mycobacteria (NTM) dan Mycobacterium tuberculosis (MTB) dapat memberikan gambaran klinis yang serupa sehingga berpotensi menyebabkan kesalahan diagnosis dan terapi. Pemeriksaan Multiplex PCR (MPCR)-Universal Lateral Flow Assay (ULFA) merupakan pemeriksaan berbasis molekuler untuk mendeteksi gen rpoB, IS1660 dan mtp40 yang dapat digunakan untuk membedakan infeksi NTM dari infeksi TB. Tujuan:  Mendapatkan gambaran infeksi NTM menggunakan MPCR-ULFA pada penderita terduga TB paru. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan potong lintang yang dilaksanakan sejak April sampai Juli 2019. Sebanyak 39 sampel sputum dari pasien terduga TB paru dari RSUD Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang diperiksakan apusan BTA, GeneXpert dan MPCR-ULFA. Hasil: Sebanyak 5 sampel (12,8%) sputum dari pasien terduga TB paru terdeteksi sebagai NTM positif menggunakan pemeriksaan MPCR-ULFA. Empat dari lima sampel (80%) tersebut memiliki kesesuaian dengan hasil GeneXpert dan apusan BTA, yakni MTB negatif.  Pemeriksaan molekuler baik GeneXpert maupun MPCR-ULFA keduanya mendeteksi keberadaan gen rpoB dari Mycobacterium. Metode MPCR-ULFA mengamplifikasi 3 gen target sekaligus (IS1660, mtp40 dan rpoB) sehingga dapat mendeteksi infeksi NTM atau MTB. Simpulan: Prevalensi NTM pada pasien terduga TB paru di RSUD Kanjuruhan Kepanjen menggunakan MPCR-ULFA mencapai 12,8%. Sebanyak 80% dari NTM positif memiliki hasil pemeriksaan GeneXpert dan apusan BTA negatif.

Kata kunci: GeneXpert, MPCR-ULFA, NTM, suspek TB paru

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.